Pemberdayaan Kader dan Edukasi Ibu Hamil untuk Pencegahan Anemia dan Optimalisasi Kunjungan ANC
DOI:
https://doi.org/10.32922/jdb.v4i2.51Keywords:
anemia, tablet tambah darah, buku KIA, kunjungan ANCAbstract
Anemia pada ibu hamil dan rendahnya kepatuhan kunjungan antenatal care (ANC) merupakan faktor risiko yang berkontribusi pada stunting. Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) yang tidak optimal dan pencatatan kehamilan yang belum maksimal di Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) menjadi tantangan yang perlu ditangani melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan keterampilan kader kesehatan dalam pencegahan anemia, peningkatan kunjungan ANC sesuai standar, dan pencatatan mandiri di Buku KIA. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Air Pelempang, Desa Air Buluh, Kabupaten Bangka, melibatkan 12 ibu hamil dan 8 kader kesehatan. Metode yang digunakan adalah edukasi dan pendampingan, disertai pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta lembar checklist untuk mengevaluasi keterampilan kader. Terdapat peningkatan skor pengetahuan peserta dari rata-rata 65,1 menjadi 80,4. Selain itu, 100% kader mampu menyampaikan edukasi konsumsi TTD dengan baik, 91,7% mampu membimbing pencatatan Buku KIA secara mandiri, dan 83,3% berhasil melakukan edukasi pemeriksaan kehamilan. Edukasi dan pendampingan yang melibatkan mahasiswa dan kader terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil dan keterampilan kader dalam mendampingi kehamilan. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya pendekatan interprofesional dan pelatihan praktis berbasis komunitas dalam mendukung program kesehatan ibu dan anak.
References
Fitriana, R., Harimurti, M., & Pranandari, A. D. (2023) 'Evaluasi Penggunaan Buku KIA oleh Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas', Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(1), pp. 21–30.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2018) Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Jakarta: Badan Litbangkes.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2018) Buku Saku Pencegahan Anemia pada Remaja Putri dan Ibu Hamil. Jakarta: Direktorat Gizi Kesehatan Ibu dan Anak
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2021) Petunjuk Teknis Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta: Direktorat Kesehatan Keluarga.
Amru, S., & Mochtar, R. (2013). Sinopsis Obstetri. Bina Pustaka
Pradono, J., Wahyuni, C. U., & Lestari, D. (2022) 'Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil di Indonesia: Analisis Data Susenas', Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 32(3), pp. 145–154
WHO (2016) WHO Recommendations on Antenatal Care for a Positive Pregnancy Experience. Geneva: World Health OrganizationHARVARD Edition.. Semua sumber yang tercantum dalam daftar pustaka harus ada dalam naskah artikel.
