Pemberdayaan Remaja Melalui Edukasi Pengelolaan Stres Untuk Meningkatkan Kesehatan Otak Di Posyandu Anggrek Kota Depok

Authors

  • Riki Dwi Okta Politekkes Kemenkes Jakarta III
  • Safrudin Poltekkes Kemenkes Jakarta III https://orcid.org/0000-0001-7888-7092
  • Eros Siti Suryati Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Muthia Octavia Rahma Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Hanum Annisa Rhea Immawan Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Manda Hasifa Maharani Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Hanun Nisa Ghina Fatin Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Nadya Nurul Azizah Bakhtiar Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Ahmad Fauzan Haki Poltekkes Kemenkes Jakarta III

DOI:

https://doi.org/10.32922/jdb.v4i2.47

Keywords:

remaja, stress, kesehatan otak, promosi kesehatan, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap stres akibat tekanan akademik, sosial, maupun emosional yang dapat berdampak pada kesehatan mental dan fungsi otak. Rendahnya kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental teridentifikasi di wilayah RW 10 Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan remaja dalam mengelola stres sebagai upaya menjaga kesehatan otak secara berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi observasi awal untuk mengidentifikasi masalah, penyuluhan interaktif, pemeriksaan kesehatan dasar, penayangan video edukatif, serta diskusi partisipatif yang melibatkan peserta secara aktif. Sasaran kegiatan adalah 41 remaja dan anggota karang taruna setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap tanda-tanda stres, strategi pengelolaan stres yang positif, serta pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan mental dan fungsi otak. Antusiasme peserta meningkat sebesar 96%, dan 80% peserta mampu menjelaskan kembali materi inti secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif interaktif dan partisipatif efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental remaja di lingkungan masyarakat.

References

Putri TH, Azalia DH. Faktor yang Memengaruhi Stres pada Remaja Selama Pandemi Covid-19. Jurnal Keperawatan Jiwa. 28 Mei 2022;10(2):285.

Wenny BP, Andreni R. Stress pada Remaja. Purbalingga: Eureka Media Aksara; 2023.

Regina A. Peran Terapi Kognitif Perilaku dalam Pengelolaan Gangguan Kecemasan Sosial pada Remaja: Tinjauan Literatur.

Tarigan T, Apsari NC. Perilaku Self-Harm Atau Melukai Diri Sendiri Yang Dilakukan Oleh Remaja (Self-Harm Or Self-Injuring Behavior By Adolescents). FOCUS. 8 Februari 2022;4(2):213.

Morgan N. Panduan Mengatasi Stres bagi Remaja Diterjemahkan oleh Dewi Wulansari. Jakarta: Gemilang; 2014.

Siti Khadijah, Devi Indriastuti. pengaruh edukasi manajemen stres terhadap kesehatan mental remaja dalam pembelajaran online di masa pandemi. JCI. 26 Mei 2023;2(9):3475–80.

Sari IP, Trisnaini I, Ardillah Y, Sulistiawati S. Buku Saku Pencegahan Stunting sebagai Alternatif Media dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu. dinamisia. 24 April 2021;5(2):300–4.

Niman S, Siahaan TSP. Manajemen emosi sebagai bentuk upaya promosi kesehatan jiwa pada remaja. j pengabdi masy kasih. 14 Mei 2022;3(2):1–6.

Mawaddah N, Prastya A. Upaya Peningkatan Kesehatan Mental Remaja Melalui Stimulasi Perkembangan Psikososial Pada Remaja. djpm. 13 Agustus 2023;2(2):115–25.

Nabila N, Sayekti A. Manajemen Stres pada Mahasiswa dalam Penyusunan Skripsi di Institut Pertanian Bogor. JMO. 5 Agustus 2021;12(2):156–65.

Downloads

Published

2025-09-30