Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak dengan Senam Ceria Anti Stunting “Secanting” di KB RA Yaa Bunayya Sragen
DOI:
https://doi.org/10.32922/jdb.v4i1.36Keywords:
Tumbuh Kembang, Stunting, SenamAbstract
Pertumbuhan dan perkembangan dua hal yang menjadi perhatian pada anak. Selain nutrisi yang baik aktivitas fisik juga memberikan kontribusi terhadap stimulus pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Gangguan pertumbuhan saat ini menjadi masalah terbesar pada anak yang kita kenal dengan stunting. Oleh karena itu tujuan dilakukannya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di KB RA Yaa Bunnaya melalui kegiatan Senam Ceria Anti Stunting (SECANTING) dilaksanakan untuk optimalisasi stimulus tumbuh kembang pada anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan pada tanggal 24 November 2024 dengan beberapa kegiatan antara lain edukasi tentang stunting, senam bersama, pemberian makanan tambahan berprotein. Kegiatan diikuti oleh 45 siswa dengan usia prasekolah yaitu 4-6 tahun. Hasil dari kegiatan ini anak tampak antusias mengikuti kegiatan karena metode yang menyenangkan membuat anak bersuka cita, pengukuran antropometri pada awal kegiatan secara umum sebagian besar 60% anak memiliki tinggi badan ideal yaitu 100-110 cm, tetapi status gizi sebagian besar 57,78% mengalami gizi buruk. Evaluasi edukasi tentang stunting dilakukan dengan melontarkan beberapa pertanyaan semua pertanyaan mampu dijawab oleh anak dengan antusias secara bersamaan. Berdasarkan kegiatan ini stimulus latihan fisik perlu dilakukan pada anak untuk mencegah stunting karena latihan fisik dapat menstimulus hormon perkembangan. Latihan fisik akan meningkatkan metabolisme sehingga anak akan lapar dari kondisi ini mereka akan makan dengan lahap. Hampir seluruhnya 93,33% menghabiskan makanan yang disediakan. Sehingga diharapkan kegiatan SECANTING dapat dilakukan secara rutin di sekolah untuk meningkatkan stimulus tumbuh kembang pada anak.
