Peduli Kesehatan, Edukasi Deteksi Dini Kanker Payudara Melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)

Authors

  • Sarmalina Simamora Poltekkes Kemenkes Palembang

DOI:

https://doi.org/10.32922/jdb.v4i1.35

Keywords:

deteksi dini, kanker, payudara, pengetahuan, SADARI

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak dialami oleh perempuan. Apabila kanker terdeteksi sejak dini, peluang untuk sembuh cukup tinggi. Namun, berdasarkan berbagai penelitian, sebagian besar pasien datang ketika kanker telah menginvasi jaringan di sekitarnya atau bahkan bermetastasis ke organ-organ vital dalam tubuh. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengedukasi kaum perempuan khususnya yang rajin memeriksakan kesehatannya di Pos UKK Ojolali Desa Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur, agar mengetahui cara untuk mendeteksi keberadaan tumor di payudara, yang mungkin adalah sel kanker, yaitu dengan cara pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), karena belum semua perempuan pernah mendapat informasi tentang cara ini. Metode kegiatan dilakukan dengan cara penyuluhan, pemberian leaflet dan praktek cara melakukan SADARI. Jumlah ibu-ibu yang mengikuti kegiatan sebanyak 21 orang. Hasil dari kegiatan ini, peserta mengalami peningkatan nilai pengetahuan dari hasil kuisioner yang dibagikan sebelum dan sesudah penyuluhan. Peserta juga menyatakan bahwa kegiatan ini menyadarkan mereka agar dapat terhindar dari kematian akibat penyakit kanker payudara yang tidak dapat disembuhkan karena terlambat mendeteksinya.

References

Sung H, Ferlay J, Siegel RL, Laversanne M, Soerjomataram I, Jemal A, et al. Global Cancer Statistics 2020: GLOBOCAN Estimates of Incidence and Mortality Worldwide for 36 Cancers in 185 Countries. CA Cancer J Clin. 2021;71(3):209–49.

Rokom. Kanker Payudara Paling Banyak di Indonesia, Kemenkes Targetkan Pemerataan Layanan Kesehatan. Kementeri Kesehat RI [Internet]. 2022;1–13. Available from: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20220202/1639254/kanker-payudaya-paling-banyak-di-indonesia-kemenkes-targetkan-pemerataan-layanan-kesehatan/

Despitasari L. Hubungan Dukungan Keluarga dan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dengan Keterlambatan Pemeriksaan Kanker Payudara Pada Penderita Kanker Payudara di Poli Bedah RSUP DR. M. Djamil Padang. J Keperawatan Muhammadiyah. 2017;2(1).

Wijayanti N, Rahmawati DF Pramugyono P. Kajian Efek Samping Obat Kemoterapi Dosetaksel Pada Kanker Payudara Di RS Bhayangkara Kediri. J Manaj DAN PELAYANAN Farm (Journal Manag Pharm Pract. 2023;13(3):153–65.

Rafli R, Abdullah D, Sinulingga BY. Gambaran Efek Samping dan Terapi Suportif Pasien Kanker Payudara Pasca Kemoterapi CAF di RSUP M.Djamil Padang. Baiturrahmah Med J. 2021;1(1):8–13.

Parasian J, Susilowati Y, Maulidia Septimar Z, Haeriyah S. Hubungan Efek Samping Kemoterapi dengan Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara di Rumah Sakit Kanker Dharmais Provinsi DKI Jakarta Tahun 2023. J Ilm Ilmu Kesehat dan Kedokt [Internet]. 2024;2(1):115–26. Available from: https://doi.org/10.55606/termometer.v2i1.2808

Nanik W. Hubungan Tingkat Pendidikan Formal Dan Tingkat Pengetahuan Wanita Tentang Kanker Payudara Dengan Kejadian Kanker Payudara Di Borokulon Banyuurip Purworejo. J Komun Kesehat [Internet]. 2011;2(2):1–4. Available from: https://ejurnal.ibisa.ac.id/index.php/jkk/article/view/30

Hernowo Anggoro Wasono, Ismalia Husna, Zulfian WM. Page 59 of 8. J Med Mayahayati. 2021;5:59–66.

Deska R, Ningsih D, Luviana L. Hubungan Pengetahuan Tentang Kanker Payudara Dengan Perilaku SADARI (Periksa Payudara Sendiri). J Kesehat Panca Bhakti Lampung. 2019;7(September).

Sihite EDO, Nurchayati S, Hasneli Y. Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Kanker Payudara Dan Perilaku Periksa Payudara Sendiri (Sadari). J Ners Indones. 2019;9(2):8.

Mardiana A, Kurniasari L. Hubungan Pengetahuan Pemeriksaan Payudara Sendiri ( SADARI ) dengan Kejadian Kanker Payudara di Kalimantan Timur. Borneo Student Res. 2021;2(2):1052–9.

Downloads

Published

2025-03-31